|
No
|
Materi
|
Pembahasan
|
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
|
Multiple
intelligence
( kecerdasan majemuk)
Kecerdasan
spiritual ( SQ )
Emosional
intelegensi ( EQ)
Kecerdasan
otak (IQ)
Macam-macam
kecerdasan
Potensi
fisik dan Psikis anak SD
|
Teori
Multiple Intelligences yang menyatakan bahwa kecerdasan meliputi delapan
kemampuan intelektual. Teori tersebut didasarkan pada pemikiran bahwa
kemampuan intelektual yang diukur melalui tes IQ sangatlah terbatas karena
tes IQ hanya menekan pada kemampuan logika (matematika) dan bahasa (Gardner,
2003). Padahal setiap orang mempunyai cara yang unik untuk menyelesaikan
persoalan yang dihadapinya.
Multiple
Intelligences yang mencakup delapan kecerdasan itu pada dasarnya merupakan
pengembangan dari kecerdasan otak (IQ), kecerdasan emosional (EQ), kecerdasan
spiritual (SQ).
Pengetahuan
dasar yang perlu dipahami adalah Spiritual Intelligence tidak mesti
berhubungan dengan agama. Kecerdasan spiritual (Spiritual Intelligence)
adalah kecerdasan jiwa yang dapat membantu seseorang membangun dirinya secara
utuh. Spiritual Intelligence tidak bergantung pada budaya atau nilai. Tidak
mengikuti nilai-nilai yang ada, tetapi menciptakan kemungkinan untuk memiliki
nilai-nilai itu sendiri.
Misalnya,
saat seseorang secara pribadi terpuruk, terjebak oleh kebiasaan, kekhawatiran
dan masalah masa lalu akibat penyakit dan kesedihan. Dengan dimilikinya
Spiritual Intelligence, seseorang mampu mengatasi masalah hidupnya dan
berdamai dengan masalah tersebut. Spiritual Intelligence memberi sesuatu rasa
yang “dalam” pada diri seseorang menyangkut perjuangan hidup.
Spiritual Intelligence meliputi:
Orang yang mempunyai Spiritual
Intelligent yang baik akan sesuai antara hati, kata dan perbuatannya, selaras
antara apa yang ada dalam hatinya, ucapan dan perbuatannya
Kecerdasan emosional adalah kemampuan siswa untuk
mengenali emosi diri, mengelola emosi diri, memotivasi diri sendiri,
mengenali emosi orang lain (empati) dan kemampuan untuk membina hubungan
(kerjasama) dengan orang lain (Wahyuningsih, 2004). Dengan kecerdasan
emosional, individu mampu mengetahui dan menanggapi perasaan mereka sendiri
dengan baik dan mampu membaca dan menghadapi perasaan-perasaan orang lain
dengan efektif.
Intelligence
quotient (IQ) adalah kecerdasan utama dan satu-satunya indicator kecerdasan
manusia.Akan
tetapi, kecerdasan yang cukup tinggi belum menjamin keberbakatan seseorang.
1)
Kecerdasan Linguistik, kecerdasan dalam
menggunakan bahasa atau kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun
tulisan.
umumnya
memiliki ciri antara lain
a.
suka menulis kreatif,
b.
suka mengarang kisah khayal atau menceritakan
lelucon,
c.
sangat hafal nama, tempat, tanggal atau hal-hal
kecil,
d.
membaca di waktu senggang,
e.
mengeja
kata dengan tepat dan mudah
f.
suka mengisi teka-teki silang,
g.
menikmati
dengan cara mendengarkan,
h.
unggul dalam mata pelajaran bahasa (membaca,
menulis dan berkomunikasi).
2)
Kecerdasan Matematika-Logis, kecerdasan dalam menggunakan
angka dan penalaran (logika),
cirinya
antara lain :
a.
menghitung
problem aritmatika dengan cepat di luar kepala,
b.
suka mengajukan pertanyaan yang sifatnya
analisis,
c.
ahli dalam permainan catur, halma dsb,
d.
mampu menjelaskan masalah secara logis,
e.
suka merancang eksperimen untuk membuktikan
sesuatu,
f.
menghabiskan waktu dengan permainan logika seperti
teka-teki, berprestasi dalam Matematika dan IPA.
3)
Kecerdasan Spasial, merupakan kecerdasan dalam
berpikir baik secara dua dimensi maupun tiga dimensi.
dicirikan antara lain:
a.
memberikan
gambaran visual yang jelas ketika menjelaskan sesuatu,
b.
mudah
membaca peta atau diagram,
c.
menggambar sosok orang atau benda persis aslinya,
d.
senang melihat film, slide, foto, atau karya seni
lainnya,
e.
sangat menikmati kegiatan visual, seperti
teka-teki atau sejenisnya,
f.
suka melamun dan berfantasi,
g.
mencoret-coret di atas kertas atau buku tugas
sekolah,
h.
lebih memahamai informasi lewat gambar daripada
kata-kata atau uraian,
i.
menonjol
dalam mata pelajaran seni
4)
Kecerdasan Kinestetik-Jasmani,kemampuan untuk
menggunakan tubuh atau bergerak dengan ketepatan (presisi), bergerak untuk
mengekspresikan ide-ide dan perasaan emosi tertentu serta kemampuan untuk
menggunakan keterampilan tubuh.
memiliki ciri:
a.
banyak bergerak ketika duduk atau mendengarkan
sesuatu,
b.
aktif dalam
kegiatan fisik seperti berenang, bersepeda, hiking atau skateboard,
c.
perlu menyentuh sesuatu yang sedang dipelajarinya,
d.
menikmati
kegiatan melompat, lari, gulat atau kegiatan fisik lainnya,
e.
memperlihatkan keterampilan dalam bidang kerajinan
tangan seperti mengukir, menjahit, memahat,
f.
pandai menirukan gerakan, kebiasaan atau prilaku
orang lain,
g.
bereaksi secara fisik terhadap jawaban masalah
yang dihadapinya,
h.
suka
membongkar berbagai benda kemudian menyusunnya lagi,
i.
berprestasi dalam mata pelajaran olahraga dan yang
bersifat kompetitif.
5)
Kecerdasan Musikal, kemampuan untuk menikmati,
mengamati, membedakan, mengarang, membentuk, dan mengekspresikan bentuk-bentuk
music. memiliki ciri antara lain:
a.
suka
memainkan alat musik di rumah atau di sekolah,
b.
mudah mengingat melodi suatu lagu,
c.
lebih bisa belajar dengan iringan musik,
d.
bernyanyi atau bersenandung untuk diri sendiri
atau orang lain,
e.
mudah
mengikuti irama musik,
f.
mempunyai suara bagus untuk bernyanyi,
g.
berprestasi
bagus dalam mata pelajaran musik.
6)
Kecerdasan Interpersonal, kemampuan untuk masuk ke
dalam diri orang lain, mengerti dunia orang lain, mengerti pandangan, sikap,
kepribadian, dan karakter orang lain.
memiliki ciri antara lain:
a.
mempunyai banyak teman,
b.
suka
bersosialisasi di sekolah atau di lingkungan tempat tinggalnya,
c.
banyak
terlibat dalam kegiatan kelompok di luar jam sekolah,
d.
berperan sebagai penengah ketika terjadi konflik
antartemannya,
e.
berempati besar terhadap perasaan atau penderitaan
orang lain,
f.
sangat menikmati pekerjaan mengajari orang lain,
g.
berbakat
menjadi pemimpin dan berperestasi dalam mata pelajaran ilmu sosial.
7)
Kecerdasan Intrapersonal, kecerdasan dalm
memngerti dan memahami diri sendiri. memiliki ciri antara lain:
a.
memperlihatkan sikap independen dan kemauan kuat,
b.
bekerja
atau belajar dengan baik seorang diri,
c.
memiliki rasa percaya diri yang tinggi,
d.
banyak
belajar dari kesalahan masa lalu,
e.
berpikir
fokus dan terarah pada pencapaian tujuan,
f.
banyak terlibat dalam hobi atau proyek yang
dikerjakan sendiri.
8)
Kecerdasan Naturalis, kecerdasan dalam memahami
alam yang meliputi kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasi
perbedaan maupunpersamaan cirri-ciri diantara spesies, flora maupun fauna.
memiliki
ciri antara lain:
a.
suka dan akrab pada berbagai hewan peliharaan,
b.
sangat
menikmati berjalan-jalan di alam terbuka,
c.
suka
berkebun atau dekat dengan taman dan memelihara binatang,
d.
menghabiskan waktu di dekat akuarium atau sistem
kehidupan alam,
e.
suka
membawa pulang serangga, daun bunga atau benda alam lainnya,
f.
berprestasi dalam mata pelajaran IPA, Biologi, dan
lingkungan hidup.
Potensi
fisik yang dimaksud adalah menyangkut
dengan keadaan dan kesehatan tubuh ,wajah, dan ketahanan tubuh,
sedangkan potensi psikis berhubungan dengan IQ(Intelegensi Quotient),EQ
( Emotional Quotient), dan SQ (
Spiritual Quotient ) yang telah dijelaskan di atas.
Karakteristik utama siswa sekolah dasar adalah
mereka menampilkan perbedaan-perbedaan individual dalam banyak segi dan
bidang, di antaranya, perbedaan dalam intelegensi, kemampuan dalam kognitif
dan bahasa, perkembangan kepribadian dan perkembangan fisik anak
|
pengembangan potensi peserta didik
Rabu, 24 Oktober 2012
psikologi pendidikan
Langganan:
Komentar (Atom)